Waspadai Sindrom Ovarium Polikistik Penyebab Kemandulan

Sindrom Ovarium Polikistik Penyebab Kemandulan – Sindrom ovarium polikistik atau dalam istilah bahasa Inggrisnya Polycystic Ovarium Syndrome adalah kondisi kelainan hormonal yang berhubungan dengan berbagai jaringan dan sistem organ tubuh sehingga tubuh menjadi tidak sensitif dengan insulin. Hal ini juga bisa menyebabkan resiko diabetes pada penderita sindrom ini.

Pada umumnya wanita yang mengalami sindrom ini akan menghasilkan hormon androgen, yaitu hormon yang terdapat pada laki-laki secara berlebihan. Walaupun pada dasarnya wanita juga menghasilkan hormon ini. Kelebihan hormon androgen bisa menyebabkan ovulasi tidak teratur atau bahkan tidak ada sama sekali. Selain itu hormon ini juga bisa menyebabkan tumbuhnya rambut yang berlebihan di area tangan atau kaki layaknya seorang pria.

Penyakit yang berhubungan dengan kelainan endoktrin ini sebenarnya dapat dideteksi ketika wanita berusia 9 atau 10 tahun. Sayangnya gejala dari sindrom ini tidak tampak nyata sehingga sering diabaikan begitu saja. Selain haid yang tidak teratur, gejala lain dari sindrom ini sangat tersembunyi. Sehingga banyak penderita yang mengetahui kalau dia menderita sindrom ini setelah menikah. Sindrom ovarium polikistik biasanya menyerang satu dari sepuluh orang wanita.

Sindrom Ovarium Polikistik dapat menyebabkan kemandulan pada wanita. Selain itu sindrom ini mengakibatkan wanita mengalami kista indung telur secara berulang-ulang dan membuat penderitanya beresiko terserang diabetes dan penyakit jantung kronis.

Apa penyebab pasti dari sindrom ini sebenarnya belum diketahui secara pasti, mungkin merupakan kondisi turunan. Tapi gejala dari sindrom ovarium polikistik ini dapat diketahui dari beberapa gejala mulai dari hal ringan sampai hal yang berat, berikut gejala yang biasa tampak:

  • Haid tidak teratur sejak usia remaja
  • Jerawat berlebih
  • Obesitas
  • Kulit berminyak
  • Penggelapan dan penebalan area tertentu dari kulit, seperti dibagian lipatan leher dan ketiak.
  • Kista rahim berulang
  • Merasa sakit dibagian bawah perut dan pelvis
  • Diabetes tipe 2
  • Infertilitas atau kemandulan
  • Mendengkur saat tidur
  • Depresi
  • Tumbuhnya rambut dibagian tubuh tertentu layaknya pria
  • Penipisan rambut di puncak kepala
  • Pendarahan berat pada “miss V”

Selain sindrom ovarium polikistik bisa di ketahui dari gejala-gejala diatas, melakukan tes darah juga dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis dan menentukan jenis pengobatan.

Meskipun lambat dan lama, tapi dengan melakukan pengobatan yang tepat, maka kondisi ini bisa dikendalikan. Selain itu olahraga yang teratur, mengatur menu makan dan menjaga pola hidup juga harus anda lakukan sehingga berbagai keluhan bisa anda atasi. Pengobatan dengan cara akupuntur, penggunaan obat herbal dan mengkonsumsi suplemen  juga bisa anda lakukan, tapi tentu saja hal ini perlu dikonsultasikan ke dokter agar anda mengetahui jenis suplemen dan dosis yang tepat.

Walaupun sindrom ini menyebabkan kemandulan tapi bukan berarti tak ada harapan. Berdoa kepada Yang Maha Kuasa, saling mendukung antara suami dan istri, terus berusaha melakukan pengobatan dan jalani pola hidup sehat maka kemungkinan untuk memiliki keturunan bisa saja terjadi.

Add Comments

Disqus Comments