Semua Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Kucing Persia Disini Terlengkap!

Sesuai dengan namanya, kucing Persia merupakan kucing yang berasal dari Persia, nama kuno Iran. Kucing berbulu panjang ini mulai populer di Eropa sejak abad ke-19, dan disukai karena sifatnya yang lembut, setia dan tidak terlalu ‘beringas.’ Ciri khas kucing ini adalah bulunya yang sangat panjang dan tebal bahkan melebihi anggora, dengan kepala dan wajah yang lebar plus moncong pendek nyaris datar yang menjadi karakteristik spesialnya.

Harga kucing Persia, terutama yang trah murni, memang tergolong sangat mahal. Kucing ini merupakan salah satu jenis yang sangat sering diikutsertakan dalam kontes, dengan warna dan kualitas bulu sebagai salah satu hal yang dinilai. Jenis-jenis kucing Persia yang populer dibiakkan saat ini banyak yang memiliki moncong lebih pendek dari pendahulunya, yang membuatnya cukup unik.


Cara Merawat Kucing Persia Jantan dan Betina


Secara umum, kucing Persia termasuk kucing yang sifatnya tenang, bersahabat dan suka bermanja-manja pada pemiliknya. Walaupun anak kucing Persia yang baru diperkenalkan pada manusia biasanya cukup agresif, sifat ini biasanya akan perlahan hilang menjelang dewasa, baik pada kucing jantan maupun betina, apalagi jika kucing tersebut diperkenalkan dengan baik pada interaksi dengan manusia.

Akan tetapi, ada sedikit perbedaan antara kucing Persia jantan dan betina, sehingga Anda harus sedikit membedakan perlakuannya. Misalnya kucing Persia jantan akan suka jika anda menyiapkan tempat untuk memanjat, sementara yang betina senang dengan mainan kecil. Kucing Persia jantan juga sebaiknya dilatih disiplin dalam hal menggunakan toilet, karena mereka susah menahan jika hendak buang air.

Pakan Kucing Persia

Walaupun harga kucing Persia mahal, kucing ini populer di Indonesia sehingga menemukan makanannya sangat mudah. Makanan khusus kucing Persia atau kucing berbulu panjang biasanya mengandung gizi dan vitamin ekstra untuk menjaga kesehatan bulu. Kebanyakan makanan ini berbentuk kering, tetapi toko hewan peliharaan yang berkualitas biasanya menyediakan juga makanan basah untuk kucing berbulu panjang.

Baik kucing Persia betina maupun jantan memerlukan makanan dengan kandungan protein minimal 25 persen, jadi perhatikan kandungan protein pada tiap kemasan makanan yang Anda beli. Selang-seling antara makanan basah dan kering. Anda juga bisa menyediakan rumput dari toko hewan peliharaan atau membiarkan halaman Anda ditumbuhi rumput, karena kucing Persia terkadang perlu memakan rumput untuk membantu mengeluarkan bola bulu dari pencernaannya.


Harga Jual Kucing Persia


Kucing Persia memang kucing yang mahal, namun tingkatan harga jual kucing Persia ini berbeda tergantung jenisnya. Rata-rata kucing Persia yang dijual sebagai peliharaan harganya antara 5 hingga 7 juta rupiah, namun yang kualitasnya lebih rendah dari segi ras bahkan ada yang dijual dengan harga 700 ribu hingga 2 juta rupiah saja. Sementara itu, untuk yang dijual sebagai induk pembiak, biasanya harganya dipatok 5 hingga 12 juta rupiah.

Bagaimana jika Anda ingin kucing Persia untuk kontes. Nah, untuk keperluan kontes, biasanya tidak ada kucing Persia murah, karena jenis dan kualitasnya harus diperhatikan. Kucing kontes harganya paling sedikit 15 juta rupiah, dan kucing kontes paling berkualitas yang diimpor bisa berharga hingga 50 bahkan 100 juta rupiah. 


Tempat Jual Beli Kucing Persia


Kucing Persia bisa dibeli di toko binatang peliharaan, pembiak (cattery/breeder) atau dari penjual individual yang mungkin sudah bosan dengan kucingnya atau kebetulan baru mengawinkan kucingnya namun tidak dalam kapasitas sebagai seorang pembiak. Karena merupakan jenis kucing populer, Anda bisa menemukannya hampir dimana saja.

Anda bahkan bisa menemukan kucing Persia serta anak kucing Persia dijual lewat toko online, namun mungkin pembelian seperti ini kurang bijak kecuali jika Anda sudah kenal pemiliknya.


Cara Membeli Kucing Persia Murah dan Lucu


Bagi yang serius ingin memiliki kucing Persia dengan kualitas terbaik, sebaiknya membeli dari cattery berkualitas dimana Anda bukan hanya mendapatkan kucing Persia terbaik namun juga memiliki sertifikat yang menandakan bukti keturunannya. Harga kucing Persia ini memang mahal, tetapi Anda mendapatkan prestise dari memiliki kucing keturunan murni.

Sebaliknya, jika Anda hanya sekedar menyukai penampilan kucing Persia dan tak begitu peduli dengan kemurnian rasnya, Anda bisa membeli kucing Persia murah dengan harga ratusan ribu atau hanya sedikit di atas 2 juta rupiah. Selain di toko hewan peliharaan, Anda bisa mendapatkannya lewat toko online atau mencari lewat forum pecinta kucing. Akan tetapi, pastikan Anda bertemu langsung dulu dengan pemiliknya jika ingin membeli kucing dari individu. Pastikan juga si pemilik sudah memvaksinasi kucingnya, dan kucing itu sendiri sehat serta bebas penyakit.


Tips Mengawinkan Kucing Persia


Kucing Persia jantan maupun betina sama-sama bisa dikawinkan saat menginjak usia 1 tahun, namun sebelum dikawinkan, mereka harus sehat dan sudah divaksinasi serta tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit apapun. Kucing Persia yang sudah menunjukkan tanda birahi (seperti menjadi agresif, suara rendah, suka berguling untuk yang betina dan suka memanjat si betina untuk yang jantan) bisa didekatkan dulu di dalam kandang terpisah bersebelahan.

Setelah nampaknya oke, Anda bisa menyatukan keduanya untuk kawin, dan bahkan membantu memposisikan si kucing betina seperti mencegahnya agar miring atau mengangkat pinggulnya. Proses diulangi selama 3 kali dalam sehari selama 2-3 hari, lalu dilihat apakah si kucing hamil setelah 3 minggu. Jika tidak, Anda boleh tunggu sampai kedua kucing masuk masa birahi, lalu kawinkan sekali lagi.


Cara Memandikan Kucing Persia


Harga kucing Persia yang mahal dikarenakan bulu mewahnya membuat Anda harus telaten. Anda harus memandikannya dengan shampoo khusus kucing bulu panjang dan air hangat, kalau perlu dengan pancuran. ‘Garuk’ lembut dan gosok tubuh kucing dengan ujung jari untuk merontokkan kotoran dan telur kutu dari balik bulunya, lalu keringkan dengan handuk bersih dan hair dryer.

Kucing Persia harus sering disikat bulunya dengan sikat khusus untuk merontokkan bulu-bulu dan kotoran kering. Ini penting juga agar kucing tidak menelan banyak bulu dan mencegah bulunya rontok dimana-mana.


Cara Merawat Anak Kucing Persia


Jika Anda merawat anak kucing Persia sejak dilahirkan induknya, pahami urut-uruan perawatannya sebagai berikut:

  • Biarkan si anak kucing disusui induknya sampai usia 2 minggu. Jangan terlalu banyak disentuh dulu.
  • Usia 2 minggu, siapkan susu khusus anak kucing dari toko hewan peliharaan. Siapkan juga bak pasir khusus untuk anak kucing agar ia belajar buang air di sana.
  • Setelah usia 2 bulan, ajari anak kucing makan makanan padat. Beli makanan khusus anak kucing; yang basah dulu, lalu yang kering.
  • Biasakan anak kucing Persia menerima keberadaan Anda; caranya dengan mendekatinya pelan saat memberi makan dan biarkan ia melihat Anda, tetapi jangan sentuh dulu. Biarkan si anak kucing sendiri yang pelan-pelan mendekati Anda.

Jangan lupa untuk memberi obat cacing secara rutin kepada si induk, dan si anak kucing diberi obat cacing juga tiap 2 minggu sekali selama 3 bulan.

Akhirnya, pastikan kucing Persia Anda selalu sehat dengan rajin membersihkan kandangnya dan memberinya makanan yang sesuai. Pelajari berbagai tanda penyakit kucing agar anda bisa selalu cepat membawanya ke dokter hewan. Ajak kucing Persia bermain dan beri perhatian, karena kucing ini tipe yang senang diperhatikan. Dengan demikian, kucing Persia Anda akan selalu bahagia.