Faktor Penyebab Kejang Pada Anak Dan Ciri-Cirinya

Faktor Penyebab Kejang Pada Anak Dan Ciri-Cirinya – Kejang merupakan reaksi dari tubuh untuk mengingatkan ada yang tidak beres pada tubuh anak anda. Kejang ini biasanya terjadi pada anak ketika sang anak mengalami perubahan dari suhu yang normal ke suhu yang lebih tinggi secara drastis. Pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah penyebab kejang pada anak?

Kejang pada anak ini biasanya menyerang anak-anak pada rentan usia enam bulan hingga lima tahun. Namun jika hanya kejang karena demam, biasa terjadi pada anak dengan rentang usia 14-20 bulan. Berikut adalah hal-hal yang bisa menjadi penyebab kejang pada anak :

  1. Infeksi Tertentu

Penyebab kejang pada anak juga bisa karena infeksi virus tertentu, ataupun penyakit tertentu. Misalnya seperti infeksi saluran nafas atas, radang telinga, radang pada amandel dan infeksi saluran kemih. 

  1. Menggunakan Baju Terlalu Tebal

Ketika anak anda sedang demam, anda pasti ingin membuat anak anda menjadi lebih hangat dengan memakaikannya baju atau selimut yang tebal. Namun, hal ini malah bisa menciptakan suhu yang lebih panas, dan membuat suhu tubuh anak meningkat drastis. Sehingga bisa menyebabkan anak anda kejang. Anda sebaiknya lebih bijaksana dalam memilih baju yang akan dipakai anak anda.

  1. Suhu yang Meningkat Secara Drastis

Seperti yang sudah dijelaskan diawal, suhu tubuh yang meningkat secara drastis merupakan salah satu penyebab kejang pada anak yang paling utama.

  1. Pengaruh Obat-obat

Ada obat-obatan tertentu yang kurang cocok untuk dikonsumsi anak-anak, karena bisa memberikan efek yang tidak baik dan bisa menjadi penyebab kejang pada anak. Obat-obat ini seperti bacloven atau tramadol.

  1. Faktor Keturunan

Tahukah anda jika faktor keturunan juga berpengaruh pada bayi. Jika kedua orang tuanya memiliki kejang demam atau kejang yang disebabkan oleh hal lain, anak juga akan semakin mudah untuk mengalami kejang. Meskipun tidak semua orang tua yang pernah mengalami kejang akan melahirkan anak yang akan kejang juga, namun faktor ini sangat mempengaruhi.

Setelah mengetahui penyebab kejang pada anak, tidak ada salahnya anda untuk mengetahui ciri-ciri kejang. Hal ini penting agar anda bisa melakukan dengan tepat dan cepat. Ciri-cirinya adalah : gigi terkakut, bisa disertai dengan muntah, pada beberapa kasus sang anak bisa berhenti bernafas meski hanya sebentar, kadang anak juga bisa kejang sambil buang air besar atau buang air kecil (hal ini terjadi tanpa disadari) dan anak bisa tidak sadarkan diri untuk beberapa saat.

Itulah beberapa penyebab kejang pada anak dan ciri-ciri yang harus anda perhatikan. Segala hal yang terjadi pada anak anda adalah tanggung jawab anda, dan anda pasti tidak ingin sesuatu yang tidak baik terjadi pada anak anda. Jadi, tetap perhatikan kesehatan anak anda dan rutin melakukan pemeriksaan setiap beberapa bulan sekali pada anak anda yang masih bayi. Semoga anda dan bayi anda selalu diberi kesehatan.